Kisah teladan: Antara para fuqaha’ dan golongan sufi

Mari kita berkongsi cerita yang menarik ini, semoga menjadi pengajaran, teladan, nasihat dan peringatan kepada kita semua, insya Allah.

Antara Para Fuqaha’ dan Golongan Sufi

Imam Asy-Sya’rani mengisahkan sebuah cerita lucu. Konon seorang faqih bernama Ibnu Suraij mengingkari Imam Abu’l Qasim Al-Junaid. Kepada Al-Junaid, dia berkata, “Tarekat kami melahirkan ahli-ahli dalam fiqh dan membawa kami jalan yang paling dekat kepada Allah daripada tarekat kamu, iaitu yang dituju oleh orang-orang sufi.” Al-Junaid berkata, “Engkau harus membawa bukti tentang hal itu.” Kata Ibnu Suraij, “Engkaulah yang harus membawa kami bukti.” Maka berkatalah Al-Junaid, “Hai fulan, pungutlah batu itu lalu lemparkanlah ketengah-tengah golongan orang-orang fakir.” Setelah batu dilemparkan, orang-orang fakir itu berseru, “Allah… Allah… Allah…!” Kemudian Al-Junaid berkata lagi, “Sekarang lemparkan batu itu ketengah-tengah golongan fuqaha’.” Setelah batu dilemparkan, maka para fuqaha’ itu berteriak, “Haramlah kamu! Buat kami terperanjat sahaja!” Ibnu Suraij bangun lalu mencium kepala Al-Junaid serta mengakui keutamaannya. Maka Al-Junaid berkata kepadanya, “Sebenarnya pada diri kamulah keutamaan itu, sebab pokok dasar tarekat kami adalah ilmu yang ada pada kamu.” Namun Ibnu Suraij menjawab, “Bukan, kamulah yang lebih utama. Kamu menambah bagi kami kebaikan mu’amalah dengan Allah.”

Posted on July 28, 2012, in Kisah Teladan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: